Sampah kilometer 16 Harus Dilakukan Tindakan Cepat - Tananua Flores

Breaking

Home Top Ad


Post Top Ad





Kamis, 20 Juni 2019

Sampah kilometer 16 Harus Dilakukan Tindakan Cepat

Tumpuhkan Sampah Km 16
Ende-Tananua Flores.  
Pemandangan baru nan aneh ketika melewati jalan dari Ende ke maumere dari kilometer 11 sampai
di sekitar kilometer 17, dibeberapa titik pinggiran jalan yang merupakan bantaran sungai Wolowona ditemukan begitu banyak tumpukan sampah. Dan tumpukan yang paling besar di sebuah tikungan jalan kilometer 16.

Tumpukan sampah dikilometer 16 kurang lebih 20 meter panjangnya, dengan aneka jenis sampah seperti televisi, sofa, springbed, kasur, kipas angin, kulit dan kabel, kertas, plastik, gelas dan botol Aqua serta masih banyak jenis lainya.

Selain pemandangan aneh juga pengguna jalan disuguhkan dengan bau busuk, tengik yang menyengat. Banyak sampah yang mulai jatuh dan atau dibuang kejurang menuju sungai Wolowona yang airnya menjadi salah sumber air PAM untuk penduduk kota Ende.

Diduga para pemilik pemilik sampah dilihat dari isi sampahnya bukanlah orang, bukan orang tidak berpendidikan dan bukan juga orang dari desa. Namun perilakunya berbanding terbalik merusakan lingkungan, mencemari sumber air untuk orang banyak.

Tumpukan Sampah KM 16

Pemda kabupaten Ende sudah menyiapkan TPA di kaki gunung Ia. Para pemilik sampah dianjurkan membuang sampah ditempat yang disiapkan. Peran serta masyarakat, pemerintah desa dalam mengawasi oknum-oknum yang membuang sampah tidak pada tempatnya terutama di kilometer 11 sampai dengan kilometer 17 Ende. Pemkab Ende untuk bertindak yang tegas. (hp).


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Bottom Ad