Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Design created with PosterMyWall

Bupati Ende Panen Padi Organik di Mautenda, Dorong Percepatan Koperasi Merah Putih

Ende, 25 April 2026 — Bupati Ende, Yosep Benediktus Badioda, melaksanakan panen padi sawah organik di Desa Mautenda, Sabtu (25/4/2026). Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Tananua Flores, Universitas Flores, serta Dinas Pertanian Kabupaten Ende, dan turut dihadiri Pastor Kuasi Paroki Tanali.

Panen padi organik tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong pertanian berkelanjutan di wilayah Ende, sekaligus menunjukkan hasil nyata dari kajian dan pendampingan yang dilakukan oleh berbagai pihak terhadap petani di Desa Mautenda.

Dalam kesempatan itu, Bupati Yosep Benediktus Badioda menegaskan pentingnya memperkuat sektor ekonomi masyarakat desa melalui kelembagaan yang berkelanjutan. Ia secara khusus mendorong pemerintah desa untuk segera mempercepat pembangunan Koperasi Merah Putih.

“Keberadaan koperasi ini sangat penting sebagai wadah ekonomi masyarakat. Koperasi Merah Putih bisa menjadi solusi konkret untuk meningkatkan kesejahteraan petani dan memperkuat kemandirian ekonomi desa,” ujarnya.

Menurutnya, koperasi tidak hanya berfungsi sebagai tempat simpan pinjam, tetapi juga dapat menjadi pusat distribusi hasil pertanian, termasuk padi organik yang kini mulai dikembangkan di Desa Mautenda.

Sementara itu, Ketua Kelompok Tani Detumboti dalam kesempatan yang sama menyampaikan aspirasinya secara langsung di hadapan Bupati Ende. Ia meminta adanya program penyuluhan pertanian yang tidak hanya berfokus pada teknik budidaya, tetapi juga pada pengelolaan keuangan kelompok tani.

Selain itu, ia juga mengusulkan dukungan berupa peralatan penunjang untuk produksi pupuk organik, guna meningkatkan kualitas dan kuantitas hasil pertanian di tingkat kelompok.

“Kami berharap ada pendampingan yang berkelanjutan, khususnya dalam pengelolaan keuangan kelompok dan penyediaan alat produksi pupuk organik, agar kami bisa mandiri dan berkembang,” ungkapnya.

Ketua kelompok juga menegaskan komitmen para petani untuk terus mengembangkan padi sawah organik sebagai salah satu produk unggulan Desa Mautenda Barat.

Kegiatan panen ini juga menjadi momentum refleksi bagi seluruh pihak agar tidak berhenti pada hasil panen semata, melainkan terus melanjutkan program pendampingan, penguatan kapasitas petani, serta menjaga kualitas produksi organik secara berkelanjutan.

Dengan sinergi antara pemerintah daerah, lembaga pendidikan, komunitas, dan gereja, diharapkan Desa Mautenda dapat menjadi contoh pengembangan pertanian organik yang berdampak langsung pada peningkatan ekonomi masyarakat.***Jhuan Mari 

Posting Komentar

0 Komentar