Rapat bulanan Oktober 2020 Tananua Flores : Merefleksi Kembali Kesenjangan Sosial yang terjadi di petani dalam Situasi Pandemi Covid 19 - Tananua Flores

Breaking

Home Top Ad

Design created with PosterMyWall

Post Top Ad


Rabu, 02 Desember 2020

Rapat bulanan Oktober 2020 Tananua Flores : Merefleksi Kembali Kesenjangan Sosial yang terjadi di petani dalam Situasi Pandemi Covid 19

Foto; Pertemuan YTNF

TananuaFlores.id -  Yayasan Tananua Flores Selenggarakan rapat bulanan staf untuk mengetahui perkembangan dan kemajuan kerja pendampingan lapangan yang ada di desa-desa.  Rapat itu dilaksanakan di Aula kantor Tananua dengan menghadiri Pendamping Lapangan (PL) di masing-masing desa dan seluruh staf Managemen  pada Rabu,28 /10/2020.

Dalam rapat bulanan itu, direktur Yayasan Tananua Flores menyampaikan bahwa diselenggarakan Rapat ini dengan agenda yang sudah terprogram setiap bulan, dan dalam situasi pandemi Covid-19 kita baru kembali melakukan rapat secara tatap muka guna  merefelksikan situasi yang terjadi di masyarakat desa secara khusus desa dampingan Tananua Flores.  Sehingga apa yang kerjakan dilapangan kita alami dilapanga bisa  disampaikan pada forum Rapat ini, termasuk merefleksikan kembali situasi masyarakat desa ditengah-tengah pandemic covid 19 yang belum berakhir saat ini,  Kata Direktur Tananua Flores Bernadus Sambut.

Menurutnnya bahwa dalam rapat bulanan tersebut seluruh staf dan managemen ingin mendengarkan laporan-laporan kerja pendampingan masyarakat pedesaan yang dilakukan Staf Tananua Flores di desa dampingan.

Kita ingin mendengarkan laporan bulanan pendampingan kita kepada petani di desa, perkembangan seperti apa dan bagaimana dengan kemajuan hasil dari pendampingan kita” ungkap Bernadus.  Lebih jauh Bernadus menjelaskan kita mesti mereview kembali apa yang sudah dikerjakan dan apa yang belum dikerjakan dari program kerja kita, apakah sudah berhasil atau mengalami persoalan.

“ Kita semua harus bisa Mereview kembali Pekerjan kita selama setahun agar semua kita bisa melihat maju mundurnya kerja-kerja yang telah di programkan” Jelasnya.

Membangun kesadaran petani didesa atau dalam kelompok membutukan proses yang panjang yaitu harus mulai tinggal bersama petani didesa , harus mulai dari apa yang mereka miliki dan harus terlibat aktif bersama meraka.

Hironimus yang memfasilitasi rapat ini menambahkan kerja-kerja pendampingan dalam membangun  kesadaran petani  idealnya harus berada di tengah-tengah petani agar kita bisa mengetahui persoalan mendasar yang di hadapi oleh Petani” dan  harus memberikan penguatan-penguatan atau edukasi kepada petani serta mendokumentasikan semua kegiatan yang dijalankan oleh kelompok tani dalam membangun usaha, ataupun dalam kegiatan pemberdayaan.

Salah satu Pendamping Lapangan Tananua Flores didesa Golulada dan numba bapak Heribertus Se  mengungkapkan saat ini tugas pokok yang menjadi harapan dari Tananua adalah disetiap desa harus melahir kader-kader atau pemimpin pembangunan tingkat desa dalam berbagai bidang yang bisa menggerak program pembangunan yang ada di desa, jadi Penting bagi setiap PL untuk mendorong serta membangun penguatan-penguatan kapasitas agar bisa terciptanya kader handal yang ada di desa.

“Tugas kita sebagai PLD pertama bisa memunculkan kader pembangunan yang ada di desa,sebab desa bisa berkembang dan maju semestinya harus ada kader-kader yang mempunyai idealisme dan militansi dalam membangun desa” Ungkap Heri.

Rapat bulanan ini juga membahas bagimana mensinergiskan program pemerintah desa dengan program Tananua untuk menjawab kebutuhan para petani di desa-desa serta rencana kerja untuk bulan Nopember tahun 2020.

OLeh: JFM

Editor : Hironimus 

Tidak ada komentar:

Post Bottom Ad